Senin, 06 Pebruari 2012

Dewan Gereja Dunia Serukan Lawan Israel

Jumat, 20/11/2009 15:09 WIB

KNRP - The World Council of Churches (WCC) telah menyerukan perlawanan terhadap keputusan Israel untuk memperluas permukimannya di Yerusalem timur di Al-Quds. WCC juga menyatakan bahwa perluasan permukiman Israel itu dapat menghancurkan setiap kesempatan untuk perdamaian. Demikian seperti diberitakan palestinechronicle, Kamis (19/11).

Sementara Sekretaris Jenderal WCC, Pendeta Samuel Kobia meminta organisasi-organisasi yang terkait dengan WCC untuk bertindak guna mencari solusi untuk membalikkan keputusan pemerintah Israel dan program pemukimannya.

Seperti diketahui, Israel pada Rabu (18/11) mengumumkan bahwa mereka akan membangun 900 rumah baru di Yerusalem timur di Al-Quds, yang diduduki pada tahun 1967.

Sementara terkait ungkapkan kekecewaan besarnya, Kobia mengatakan bahwa dewan-dewan terkemuka Kristen dan gereja-gereja Ortodoks mengecam keras atas keputusan untuk memperluas Permukiman Gilo itu secara ilegal, karena keputusan ini dipercaya akan menghambat upaya sekarang dalam proses untuk memulai kembali perundingan perdamaian.

"Jika permukiman terus berlanjut dan berkembang biak, mereka akan lebih rumit negosiasi dan mungkin menghancurkan setiap kesempatan untuk perdamaian," ujar Kobia dalam sebuah pernyataannya.

Untuk diketahui, WCC sendiri membawahi 348 Protestan, Ortodoks dan gereja-gereja Anglikan yang mewakili sekitar 560 juta orang Kristen di 110 negara.(milyas/pal)
 

0 Komentar

Arsip