Jumat, 10 Pebruari 2012

Hamas Berjanji Teruskan Operasi Militernya di Tepi Barat

Kamis, 02/09/2010 23:53 WIB

KNRP - Gerakan Hamas berjanji untuk melanjutkan operasinya di Tepi Barat setelah pengumuman dari sayap militernya yangmenyatakan bertanggung jawab atas operasi di Hebron dan Ramallah. Hamas juga menuduh pasukan keamanan Otoritas Palestina memainkan peran sebagai alat untuk menjaga keamanan Israel.

Jurubicara Hamas, Sami Abu Zuhri mengatakan dalam sebuah pernyataannya pada hari Kamis (2/9) bahwa penangkapan puluhan kader gerakan Hamas di Tepi Barat yang diduduki itu tidak akan mencegah Hamas dari melanjutkan operasinya terhadap Israel.

Sebelumnya Brigade Qassam -sayap militer Hamas- mengaku bertanggung jawab atas penembakan seorang pemukim Israel dan melukai istrinya yang menyebkan keduanya terluka di kota Ramallah, dimana juga Hamas menyerang sebuah mobil para pemukim di selatan Hebron yang menewaskan empat pemukim.

"Perlawanan akan terus, dan tindakan-tindakan (menangkap para aktivis Hamas) itu tidak akan melemahkan perlawanan atau memberikan keamanan bagi pendudukan Israel," ujar Abu Zuhri seperti dikutip Aljazeera.

Dalam sebuah pernyataan Hamas disebutkan bahwa jumlah kader Hamas yang ditahanan selama dua hari terakhir melebihi 550 orang, termasuk para pemimpin Hamas, ulama, dokter, insinyur, dan tahanan yang sudah dibebaskan.

Rincian yang ditahan itu adalah 69 dari Hebron, 30 dari Qalqilya, 43 dari Nablus, 36 dari Jenin, 65 dari Tulkarem, 35 dari sulfit, 20 dari Tuba, 15 dari Betlehem, dua dari Yerikho, dan 23 dari Ramallah.(milyas/aljzr)
 

0 Komentar

Arsip