Jumat, 10 Pebruari 2012

Jelang 62 Tahun Penjajahan, Israel Rajin Bongkar Rumah Palestina

Jumat, 16/04/2010 14:46 WIB

KNRP - Pada saat Israel tengat bersiap merayakan peringatan ke-62 pendirian Negara Israel yang jatuh pada tanggal 25 April menurut penanggalan Ibrani atau tanggal 15 Mei 1948, warga Palestina di Palestina 48 terus berjuang untuk bertahan dan bersabar untuk mengatasi rencana pengusiran darin pencaplok Israel.

Akhir-akhir ini semakin mencuat kasus-kasus pembongkaran rumah dan penghancuran tenda-tenda di desa-desa yang tidak diakui di wilayah Negev, dan tampaknya tanda-tanda bencana serupa itu juga akan muncul di kota Jaffa dimana Israel mengancam untuk melakukan penggusuran atas ratusan keluarga.

Lantaran itulah kemudian massa Arab dari berbagai lokasi di Palestina Dalam melakukan aksi solidaritas dengan penduduk Palestina dari Jaffa dalam Festival Ketabahan untuk menyikapi rencana penggusuran pencaplok Israel itu.
 

Dalam kaitan rencana penghancuran rumah-rumah warga Palestina di wilayah Ladd, maka keluarlah surat instruksi kepolisian Israel untuk menghancurkan 13 rumah masyarakat yang tinggal Dahmash hanya dalam waktu tiga puluh hari, yang akan menjadikan puluhan orang bertempat tinggal di bawah kolong langit. Demikian juga puluhan rumah di kota-kota Lydda dan Ramle tengah menghadapi ancaman penghancuran dengan dalih tidak punya IMB.

Fareed Shaaban, warga yang rumahnya terancam dibongkar, mengatakan, "Pencabutan dan pengusiran kami untuk memperingati penderitaan (Nukhbah) rakyat kami pada saat ini hanya merupakan kelanjutan dari nasib rakyat secara keseluruhan sejak 1948, dan untuk mengabadikan pengusiran kami yang tragis agar kami segera hengkang."(milyas/aljzr)

0 Komentar

Arsip