Kamis, 09 Pebruari 2012

Ruyat Hilal Ramadhan

Mengintip Hilal Ramadhan di Palestina

Kamis, 20/08/2009 14:24 WIB

KNRP - Tak lama lagi ummat Islam akan segera memasuki bulan Ramadhan, termasuk yang berada di Palestina. Seperti tak mau ketinggalan dengan Negara-negara Islam lainnya, pada sore Kamis (20/8) hari ini diperkirakan sejumlah orang yang berwenang di Palestina tengah mengawasi munculnya hilal Ramadhan. Mereka berkoordinasi dengan Dewan Fatwa dan Lembaga Ilmu Falak Palestina dalam upaya mengintip datangnya hilal Ramadhan itu.

Situs psnews mengutip penjelasan Mufti Umum Palestina Muhamad Husen yang mengatakan, “Meminta bantuan dengan Lembaga Ilmu Falak dan mengintip hilal dengan menggunakan alat teropong dan teleskop dan selainnya adalah fenomena yang baik, arah yang benar terhadap pemanfaatan kemajuan pengetahuan sebagai media dan teknologi yang dapat membantu untuk mencapai sebuah kepastian terkait apakah (hilal) itu terlihat atau tidak.”

Sementara tim yang berada di bawah Lembaga Ilmu Falak menunjukkan semangat kerja yang luar biasa meski lembaga itu baru berdiri tahun lalu, dan lembaga itu sendiri tercatat sebagai lembaga sejenis pertama yang ada di Palestina.

“Jika hilal itu terlihat oleh Lembaga Ilmu Falak Palestina pada sore hari ini, maka Jum’at besok akan dinyatakan sebagai awal bulan Ramadhan yang penuh berkah. Sementara dalam situasi tidak terlihat secara ilmu falak atau dengan mata telanjang, maka Sabtu lusa akan menjadi hari pertama bulan Ramadhan yang mulia,” kata lembaga itu.

Menurut Sekjen Lembaga Ilmu Falak, Arb Zaed Kaelani, Dewan Fatwa telah mengutus dua delegasinya ke secretariat Lembaga Ilmu Falak di Ramallah. Selain itu, segala bentuk persiapan sudah selesai untuk mengintip hilal bulan Ramadhan di Kota Ramallah dan Nablus.

Dijelaskan Kaelani bahwa lembaganya telah menjadi anggota ikatan ahli falak Arab dan dunia yang dipimpin oleh Aiman Turha. Kaelani juga menjelaskan bahwa pihaknya telah membeli teleskop berteknologi tinggi. Teleskop itu dapat dihubungkan dengan computer dan kamera digital dimana hal itu dapat mengawasi obyek-obyek di langit secara otomatis dengan menyetel waktu dan tanggal yang diinginkan.

Lebih jauh Kaelani menjelaskan, timnya akan berangkat dari kantor Lembaga Ilmu Falak menuju Desa Ain Arek yang berdekatan dengan Ramallah, dan dari sana dua delegasi dari Dewan Fatwa akan langsung mengintip hilal.(milyas/psnews)

0 Komentar

Arsip