Kamis, 09 Pebruari 2012

Mesir Cekal Jubir Hamas

Minggu, 07/03/2010 16:33 WIB

KNRP - Juru bicara Gerakan Perlawanan Islam (Hamas), Sami Abu Zuhri mengatakan bahwa pihak berwenang Mesir mencekal dirinya untuk melakukan perjalanan ke Mesir melalui perbatasan Rafah, untuk bersaksi dalam kasus kematian saudaranya, Yusuf, yang wafat di dalam penjara Mesir.

Abu Zuhri mengatakan dalam sebuah konferensi pers di Gaza pada hari Sabtu (6/3), seperti dikutip aljazeera, "Keluarga telah menetapkan pengacara Mesir, Nasser Amin, yang telah melakukan upaya hukum berdasarkan temuan yang dibuat oleh pengacara itu dan dan kejaksaan Mesir menyetujui untuk pembukaan penuntutan investigasi, dan dalam konteks ini kejaksaan di Alexandria Barat telah mengeluarkan keputusan untuk mengundang saya untuk mendengar pernyataan saya dalam kasus ini."

Lebih lanjut Abu Zuhri menunjukkan bahwa ia telah mengajukan permohonan melalui pejabat yang berwenang untuk mengizinkan dia guna memasuki wilayah Mesir, tapi pihak keamanannya dan tidak membiarkannya untuk melakukan itu, meskipun penyeberangan Rafah terbuka dalam beberapa hari terakhir dan aplikasi dirinya telah melalui otoritas Palestina yang relevan.

Abu Zuhri sendiri menuduh pihak berwenang Mesir telah dengan sengaja membiarkan kasus saudaranya itu untuk menutupi kejahatan pembunuhan. Ia mengatakan bahwa keputusan pencekalan itu sangat tercela dan tidak bisa dibenarkan serta mencerminkan kurangnya keseriusan pihak berwenang Mesir untuk mengungkap kebenaran pembunuhan saudaranya itu, dan itu hanya memberikan kontribusi untuk menutupi kejahatan.

Dia meminta pihak berwenang Mesir dan aparat penegak hukumnya agar tidak lari dari tanggung jawab dan segera menggelar penyidikan serius serta memasukkan kasusnya itu ke pengadilan, membiarkan pihak keluarga yang bersangkutan untuk bersaksi tentang masalah dan pembunuhan saudaranya guna membawa para pelaku kejahatan ke meja hijau.

Kematian Yousef Abu Zuhri itu sebelumnya telah memicu perdebatan besar antara para pejabat Mesir dan Hamas, khususnya terkait penyebab kematiannya, dimana Hamas telah menegaskan bahwa kematiannya akibat penyiksaan di dalam penjara-penjara Mesir. Di lain pihak Mesir menegaskan bahwa kematiannya itu normal akibat penyakit yang dideritanya.(milyas/aljzr)

0 Komentar

Arsip