Jumat, 20/11/2009 14:11 WIB
KNRP - Polisi Otoritas Palestina (PA) telah menangkap Walid Sulaiman (19/11), seorang wartawan yang bertugas di Hebron karena dicurigai menghasut warga untuk agar tidak puas dengan pemerintahan otoritas Palestina serta meruntuhkan kepentingan vital Palestina.
Keluarga Sulaiman mengatakan bahwa sebelumnya Preventive Security Force (PSF) biasa memanggil Suleiman untuk melakukan wawancara dan tanya jawab singkat pada berbagai kegiatan-kegiatan, termasuk kuliah umum tentang Islam dan berita terkini. Namun, setelah kedatangannya di markas PSF di pusat kota Hebron, Suleiman ditangkap tanpa ada pemberitahuan lebih lanjut."
Menurut laporan, Suleiman telah ditahan dua kali oleh aparat keamanan PA atas tuduhan mengada-ada yang mengaitkan dirinya telah melakukan kritik terhadap pemerintahan Otoritas Palestina. Beberapa tahun yang lalu, PA juga menutup kantor berita tabloid dwi bulanan, 'The Hebron Times', yang dimiliki dan disunting oleh Suleiman. Tabloid tersebut sekarang telah diterbitkan dalam bentuk elektronik, dapat diakses melalui link berikut: http://hebrontimes.com/index.php
Untuk lebih memperketat kebebasan pers di Gaza, aparat keamanan PA akhir-akhir ini kembali mengkampanyekan sikap anti kompromi terhadap pers jika dicurigai melakukan propaganda lewat media. Hal ini dibuktikan dengan menangkap tiga wartawan yang bekerja pada stasiun televisi Al-Aqsha di Gaza. (mirzah/pnn)