Jumat, 30/07/2010 23:12 WIB
KNRP - Sebuah roket telah ditembakkan ke kota Israel selatan Ashkelon oleh militan Palestina di Gaza pada hari Jumat (30/7), tidak ada korban yang dilporkan namun roket tersebut telah menyebabkan beberapa kerusakan, dan memicu kritik tajam dari PBB.
Roket jenis Katyusha 122 mm mendarat di samping gedung bertingkat tinggi apartemen, merusak mobil yang diparkir serta menghancurkan jendela bangunan, demikian yang dilansir oleh militer Israel.
PBB mengutuk serangan itu, dan mengatakan bahwa tembakan roket yang diarahkan ke warga sipil benar-benar tidak dapat diterima dan merupakan serangan teroris.
Sirene yang berbunyi beberapa menit sebelum roket menghantam sebuah pemukiman, memberikan 125.000 penduduk setempat peringatan tanda bahaya.
"Kita menyerukan kepada otoritas de facto di Gaza untuk memastikan bahwa tindakan semacam ini tidak terjadi," kata juru bicara utusan perdamaian Timur Tengah Robert Serry.
Ia menambahkan bahwa tindakan kekerasan tidak diperbolehkan karena dapat merusak kemajuan dalam perundingan yang sedang berlangsung antara Israel dan Palestina.
Meski demikian pihak militan Gaza menilai hal tersebut sebagai aksi balasan atas yang juga telah dilakukan Israel yaitu merusak ladang mereka, menghancurkan rumah penduduk, menculik warga Gaza dan aksi teror lainnya disamping blokade tidak manusiawi yang justru lebih sering diterima warga Gaza. (mirzah/lbn)