Minggu, 13/09/2009 16:41 WIB
KNRP - Sebuah laporan mingguan yang dikeluarkan oleh pusat HAM Palestina mengungkapkan bahwa tentara IOF telah membunuh seorang anak, melukai tujuh warga sipil, termasuk wartawan, dan satu pejuang perlawanan di berbagai wilayah di Tepi Barat dan Jalur Gaza selama satu minggu.
Laporan yang mencakup periode dari 3/9/2009 ke 9/9/2009 telah mencatat bahwa tentara IOF membunuh anak laki-laki berusia berusia 14 tahun di kota Beit Hanoun, utara Jalur Gaza. Ketika itu pasukan IOF dengan sengaja melepaskan tembakan ke arah anak remaja yang tidak disebutkan namanya itu yang tengah berjalan bersama keluarganya menuju ladang mereka di kota Beit Hanoun.
Laporan tersebut juga mengatakan bahwa pasukan Israel selama periode yang sama telah melakukan 38 kali penyerangan ke wilayah Tepi Barat dan lima kali dikhususkan ke wilayah Gaza. Selama penyerangan ke Tepi Barat ini, pasukan Israel telah menculik 22 warga Palestina termasuk dua anak dibawah umur.
Laporan menunjukkan bahwa pasukan IOF sengaja menganiaya dan mengintimidasi warga Palestina selama serangan ke rumah-rumah mereka dan menyebabkan kerusakan material yang besar. Hal ini semakin membuat warga Palestina yang sedang melaksanakan ibadah puasa merasa tertekan atas teror yang dilakukan IOF. Sayangnya berkali-kali pasukan IOF ini menebar teror pada warga tanpa ada keterangan yang jelas atas tindakan mereka itu. Tidak pernah ada sasaran jelas apa yang sebenarnya diinginkan dari tentara pendudukan tersebut selain membuat warga Palestina merasa tidak nyaman dari hari ke hari. Ini terlihat dari sikap tentara IOF yang dengan mudahnya melepaskan tembakan bahkan ke arah anak kecil yang tidak bersenjata. (mirzah/pic)