Jumat, 10 Pebruari 2012

Tentara Wanita Israel Lecehkan Tahanan Pria Palestina

Selasa, 17/08/2010 23:58 WIB

KNRP - Daily Telegraph menurunkan berita tentang mantan tentara wanita Israel yang mencantumkan di akun Facebooknya foto dirinya yang tengah tersenyum di samping para tahanan Palestina yang diborgol dan ditutup matanya, yang itu memicu kritik tajam dari para pejabat militer Israel dan Palestina.

Salah satu foton itu memperlihatkan seorang tentara wanita Israel duduk santai di sebelah pria Palestina yang ditutup matanya dan tangannya terikat dari belakang serta menundukkan kepala di depan sebuah balok dari semen, sementara tentara itu mengarahkan pandangan ke pria malang itu. Sementara foto lainnya memperlihatkan seorang tentara wanita Israel yang tersenyum ke kamera dengan tiga laki-laki Palestina dengan tangan dan mata tertutup tepat di belakang wanita itu.

Surat kabar itu mengatakan bahwa insiden tersebut mengingatkan hubungan yang penuh beban antara tentara Israel dengan orang-orang Palestina.

Perlu dicatat bahwa sejumlah tentara Israel terperangkap dalam masalah yang sama sebelumnya melalui situs sosial seperti Facebook dan YouTube.

Dan baru-baru ini lontaran amarah menuju sekelompok tentara Israel lantaran mereka menari-nari selama patroli mereka di kota Hebron di Tepi Barat, dimana gerakan tarian mereka itu terungkap di YouTube.

Sementara itu, juru bicara Otoritas Palestina Ghassan Khatib mengutuk foto-foto ini, dan menilai bahwa itu mencerminkan kesempitan yang dalam pada orang-orang Israel sebagai akibat dampak pendudukan Israel di Palestina yang berlangsung selama 43 tahun.

Khatib menjelaskan bahwa ini menunjukkan mentalitas dari pencaplok yang bangga dengan cara mempermalukan orang-orang Palestina, dan bahwa pencaplokan itu tidak adil dan tidak bermoral.

Surat kabar itu mengatakan bahwa tidak jelas apakah mungkin Israel akan menghukum wanita itu karena dia telah menyelesaikan dinas militer wajibnya atau akan membiarkannya.

Disebutkan bahwa foto-foto itu mengingatkan kepada foto-foto yang diambil oleh tentara AS pada tahun 2003 di penjara Abu Ghraib di Irak, yang menunjukkan tahanan Irak dalam keadaan telanjang dalam penghinaan dan teror.(milyas/aljzr)
 

0 Komentar

Arsip