Jumat, 10 Pebruari 2012

Penangkapan Massal

Dalam Satu Bulan, Tentara Zionis Tangkap 11 Anak Palestina

Selasa, 04/08/2009 18:00 WIB

KNRP - Anak-anak Palestina masih menjadi sasaran penangkapan tentara Zionis. Komunitas warga Palestina yang pernah menjadi tawanan Israel di kota Al-Khalil melaporkan, sepanjang bulan Juli kemarin, tentara Zionis menangkap 69 orang Palestina di Tepi Barat dan 11 diantaranya adalah anak-anak.

Dalam laporan yang dirilis komunitas itu disebutkan, pasukan Zionis juga menciduk 24 mahasiswa Palestina dan sepuluh warga Palestina yang sedang dalam kondisi sakit. Sebelas orang diantara mereka dibawa ke pusat-pusat tahanan Israel untuk diinterogasi.
Sementara itu, kerabat dari anak-anak Palestina yang ditangkap tentara Israel mengungkapkan bahwa tentara-tentara Zionis menyerbu dan mengacak-acak rumah mereka serta dengan kasar memukuli anak-anak di depan mata mereka sebelum akhirnya membawa anak-anak itu.

Dalam insiden berbeda, tentara Zionis melukai mata seorang warga Palestina bernama Ali Ghazi Shawamrah dan mematahkan tangan seorang warga Palestina lainnya, bernama Ali Awad. Keduanya kemudian dilarikan ke rumah sakit.

Tidak Cuma menganiaya dan merusak, tentara-tentara Zionis tidak segan-segan mencuri saat melakukan operasi militernya ke rumah-rumah warga Palestina. Hal ini dialami oleh keluarga Mohammed Akram Abdul Karim. Ia mengatakan, tentara Zionis mengambil dompetnya dan emas milik ipar perempuannya saat menyerbu rumah mereka.

Meski sudah ada kesepakatan masalah keamanan antara Israel dan otoritas Palestina di Tepi Barat, tentara-tentara Zionis tetap melakukan operasi militernya secara berkala ke rumah-rumah warga Palestina di wilayah itu dan melakukan penangkapan tanpa alasan yang jelas. Dan yang menjadi korban penangkapan bukan hanya orang tua dan para pemuda Palestina, tapi juga anak-anak.

Dipekirakan saat ini ada 400 anak-anak Palestina yang masih berada di penjara-penjara Israel. Para tentara Zionis itu memperlakukan tahanan anak-anak dengan semena-mena dan kadang memanfaatkan anak-anak itu untuk dijadikan mata-mata.
Melihat kondisi ini, komunitas warga Palestina di Al-Khalil menyerukan lembaga kemanusiaan dan bantuan hukum di tingkat lokal maupun internasional turun tangan untuk menghentikan operasi penangkapan yang dilakukan pasukan Zionis terhadap warga sipil Palestina. (aisyah/PIC)

0 Komentar

Arsip