Jumat, 10 Pebruari 2012

Duka Derita Anak Di Bawah Umur yang Ditangkap Israel

Jumat, 28/05/2010 21:50 WIB

KNRP - Harian Haaretz terbitan Israel menurunkan laporan terkait sejumlah kejahatan yang dialami anak-anak bawah umur Palestina yang ditangkap Israel. Menurut laporan tersebut, kebanyakan anak-anak Palestina yang ditangkap sangat mengalami tekanan akibat terror, siksaan dan sikap buruk Israel saat mereka mengalami fase interogasi. Informasi ini diambil berdasarkan pengakuan sejumlah anak-anak yang tahun lalu ditangkap oleh tentara Israel. Yang memprihatinkan, ketertekanan anak-anak itu tak hanya sekedar bentakan, caci maki dan ancaman bunuh, tapi juga hingga pelecehan seksual.

Sayap NGO Internasional “Aksi Dunia Melindungi anak-anak” kini telah menyampaikan tuntutan pada PBB untuk menyidik kasus tersebut berdasarkan pengakuan langsung dari anak-anak yang pernah ditahan. Menurut organisasi itu, tak kurang dari 100 laporan yang mereka terima dari anak-anak antara usia 12-17 tahun yang mengalami kekejian tentara Israel. Mereka langsung diwawancarai, setelah baru saja dibebaskan.

Masih menurut tersebut, sekitar 69 orang anak mengaku mengalami pukulan keras dari para tentara Israel, dari bentuk pukulan dengan tangan hingga dengan popor laras senjata. Hampir seluruh anak-anak yang diwawancarai, 97%, termasuk mereka yang berusia antara usia 12-15 tahun, mengaku diinterogasi dalam dua tangan terikat. Sedangkan 92% lainnya mengaku diinterogasi dengan dua mata tertutup dalam waktu yang lama. Dan 26% mengaku mereka dibiarkan dalam waktu lama dalam kondisi yang sangat menyakitkan.

Misalkan saja, ada asalah satu anak yang mengaku kedua tangannya diikat dan dua matanya ditutup, lalu ia dibiarkan di bagian bawah mobil jip militer Israel saat diantar ke ruang interogasi. Sebagian anak juga mengaku, tidak jarang tentara Israel yang menangkap mereka, mencaci maki dan mengancam bunuh mereka sebelum melakukan interogasi. (mln/alquds press)

 

0 Komentar

Arsip