Jumat, 10 Pebruari 2012

Perbedaan Generasi

Pekik Merdeka Anak Palestina dan Pesta Miras Anak Israel

Minggu, 02/08/2009 15:06 WIB

KNRP - Sangat kontras. Itulah kata yang tepat untuk membandingkan gaya hidup anak-anak Palestina versus anak-anak Israel. Jika anak-anak Palestina sibuk berjuang memperjuangkan hak-hak kemerdekaannya, maka anak-anak Israel justru hanyut dalam pesta minuman keras.

Setelah baru saja langit Ramallah dihiasai oleh 500 balon berwarna bendera Palestina (merah, hijau, hitam dan putih), yang masing-masing balon itu tertulis nama-nama bocah Palestina yang tengah mendekam di sel-sel penjara Zionis Israel. Kini giliran anak-anak di Jalur Ghaza yang berhasil memecahkan rekor Guinness Book. Mereka berhasil menerbangkan 6.000 layang-layang di langit Kawasan Sudaniyyah di utara Ghaza.

Direktur UNRWA di Ghaza, Jhon Ghang, dalam sambutan pembukaan untuk mengawali festival layang-layang itu mengatakan, anak-anak Ghaza akan memecahkan rekor itu meski mereka hidup diisolasi. Ditambahkan dia, anak-anak itu membuat lingkaran di langit Ghaza sebagai bentuk seruan kepada dunia internasional untuk segera mengakhiri isolasi di Ghaza, sehingga anak-anak Ghaza dapat mengembangkan potensi dan bakat-bakat mereka yang luar biasa.

Lebih jauh pejabat PBB di Ghaza itu berkeyakinan bahwa anak-anak Ghaza dapat memecahkan rekor dunia jika mereka diberikan kesempatan lebih luas lagi yaitu dengan diakhirinya isolasi atas kota yang berbatasan dengan Mesir itu.

Sementara Deputi Program Pendidikan dan Pengayoman di Kantor El-Ghauts, Khalil Al-Halbiy, menegaskan, para peserta di acara perkemahan musim panas yang diselenggaran El-Ghaust itu adalah mereka yang ikut serta dalam acara festival layang-layang. Menurut Al-Halbiy, anak-anak sekolah di Ghaza sangat memerlukan program-program kegiatan yang beragam dan memerlukan bantuan psikologis. Oleh karena itu, Al-Halbiy menyampaikan ucapan terima kasih kepada UNRWA yang telah berupaya untuk menjadikan anak-anak Palestina itu hidup dalam suasana riang dan sumringah melalui acara perkemahan musim panas, yang itu semua akan membantu anak-anak itu dalam menghadapi situasi sangat sulit sesuai aneksasi brutal Israel atas Ghaza beberapa waktu lalu.

Nah, bagaimana juga terkait gaya hidup anak-anak Israel? Seperti dirilis oleh situs islammemo, sebuah laporan resmi internasional mengungkapkan ihwal semakin bertambahnya jumlah anak-anak Israel yang menenggak miras. Tak pelak, tingkat kejahatan di Israel pada akhir-akhir ini semakin meningkat.

Situs Chanel Tujuh Israel menyebutkan, Israel menempati posisi kedua dalam daftar negara-negara yang anak-anaknya kecanduan miras. Merujuk kepada hasil survei internasional itu, diketahui bahwa anak-anak Israel mulai menenggak miras pada usia sangat dini saat pesta-pesta pertemuan. Terungkap pula bahwa usia dini anak-anak Israel yang kecanduan miras itu merupakan usia yang rentan untuk menjadi pecandu narkoba.
Hasil laporan survey itu menyebutkan, semakin bertambahnya anak-anak Israel yang kecanduan miras itu dikarenakan mudahnya akses untuk memperoleh miras di Israel, terutama di jalanan Tel Aviv, yang tentunya dengan harga sangat murah.(milyas/psnews/islammemo)

0 Komentar

Arsip