Selasa, 06/07/2010 15:35 WIB
KNRP - Israel akan memberlakukan keringan blokade atas Jalur Gaza sebagaimana yang diminta oleh Hamas. Mereka akan mengizinkan hampir semua barang-barang konsumsi mulai dari pembersih rumah tangga hingga bahan bangunan seperti kayu yang telah dilarang impor selama bertahun-tahun.
Meski demikian Israel tetap akan melakukan larangan perjalanan dan sebagian besar ekspor, serta membatasi impor bahan bangunan yang sangat dibutuhkan dalam waktu yang belum ditentukan. Aturan baru dari pemerintah Israel ini dianggap tidak dapat sepenuhnya memulihkan perekonomian wilayah yang hancur itu atau memungkinkan pembangunan kembali semua yang hancur akibat perang tahun lalu.
Gedung Putih menyambut baik perubahan yang diumumkan pada hari Senin (5/7) ketika Perdana Menteri, Benjamin Netanyahu, terbang ke Washington untuk bertemu dengan Presiden Barack Obama. Utusan Internasional untuk Timur Tengah, mengatakan bahwa tindakan Israel itu harus memiliki pengaruh signifikan dalam kehidupan masyarakat Gaza sehari-hari, terutama pada sektor swasta.
Aturan blokade baru ini datang menyusul desakan dunia internasional pasca serangan mematikan Israel atas kapal armada Kebebasan untuk Gaza akhir Mei silam. Namun ketua Persatuan Bisnis Gaza dan aktivis hak asasi mengatakan bahwa tindakan tersebut masih jauh untuk dapat memenuhi kebutuhan Gaza. (mirzah/klt)