Kamis, 09 Pebruari 2012

Toko Muslim Skotlandia Boikot Produk Israel

Senin, 30/08/2010 22:06 WIB

KNRP - Surat kabar Skotlandia yang terbit hari Minggu (29/8) mengatakan bahwa para pedagang Muslim di Glasgow mulai memboikot produk Israel untuk memprotes pemukiman Yahudi dan pendudukan Israel terhadap rakyat Palestina.

Dijelaskan dalam berita mingguan Sunday Herald seperti dilansir Aljazeera, mengatakan bahwa para pedagang itu menolak untuk menyimpan produk Israel di toko mereka. Mereka mengatakan langkah itu menimbulkan keprihatinan di kalangan kelompok-kelompok Yahudi.

Menurut surat kabar, sekitar tiga puluh toko milik keluarga Muslim keturunan Asia di bagian selatan kota - kota terbesar di Skotlandia, dan kota ketiga terbesar di Britania Raya, mereka berpartisipasi dalam kampanye boikot tersebut.

Para pendukung kampanye itu pada Sabtu (28/8) keluar memenuhi jalan-jalan untuk mendukung para pedagang yang menolak untuk menyimpan produk pencaplok Israel ini, dan mereka menyatakan bahwa mereka akan mengumumkan toko-toko yang tidak komitmen dalam kampanye boikot ini.

Disebutkan bahwa sejumlah aktifis yang terlibat dalam gerakan ini yang dipimpin oleh Kampanye Solidaritas Skotlandia Palestina dan Lembaga Persahabatan Al-Aqsa di Glasgow, itu telah membuat stiker yang bertuliskan "tidak menjual produk Israel."

Para penyelenggara kampanye boikot itu mengatakan bahwa mereka akan memperluas cakupan boikot itu untuk memasukkan perkampungan-perkampungan lain di Skotlandia setelah keberhasilan kampanye itu di Glasgow.

Surat kabar itu mengatakan bahwa aksi memboikot itu mencakup varian buah seperti kurma, dimana beberapa jenis kurmal Israel telah dijual di Britania dan kurma itu diproduksi di pemukiman Israel di Tepi Barat yang diduduki.

Seorang aktifis Palestina di Glasgow mengatakan bahwa kebanyakan umat Islam membeli berbagai produk yang mereka tidak tahu yang ternyata sebenarnya bersumber dari Israel, dan dengan demikian tanpa disadari mereka mendukung ekonomi Israel.

Di sisi lain Presiden Komunitas Yahudi di Glasgow Edward Ishak mengatakan bahwa boikot Muslim atas produk Israel itu bukan ide yang bagus.(milyas/aljzr)

 

0 Komentar

Arsip