Rabu, 10 Maret 2010

Krisis Air Bersih

95% Air di Gaza, Tak Layak Diminum

Minggu, 01/11/2009 10:53 WIB

KNRP - Divisi pengaturan air minum Palestina, hari Sabtu (31/10) menyatakan hasil penelitiannya yang sangat memprihatinkan. Hasil penelitian itu menyebutkan bahwa 90-95% air yang mengalir di Gaza tidak layak untuk diminum manusia, terlebih bila dibandingkan dengan standar kesehatan air minum yang dikeluarkan WHO.

Divisi pengaturan air minum juga menyampaikan bahwa Gaza kini menghadapi krisis air minum yang sangat berbahaya. Gaza yang dihuni lebih dari 1,5 juta orang itu kini hanya bertumpu dari satu-satunya sumber air tanah, yang disediakan dan diairi pemerintah untuk kebutuhan air minum masyarakat. Sementara saluran air dari wilayah di luar Gaza jelas sangat minim oleh pembatasan yang dilakukan Israel, air tanah yang diambil dari bawah tanah Gaza sendiri mengalami masalah karena bercampur dengan air laut. Tak hanya itu, air yang diambil juga mengandung kadar nitrat yang akibat bercampurnya air dengan kotoran, di samping kerusakan di banyak tempat akibat serangan Israel beberapa bulan lalu. Ada 30% wilayah di Gaza yang tak bisa diairi air oleh pemerintah.

Yang lebih memprihatinkan lagi, kandungan air yang minim dan layak minum itu, ternyata juga tidak terlalu banyak. Menurut penelitian, air minum bawah tanah di Gaza yang sekarang bisa dialirkan, jika tidak segera diperbaharui keadaannya, hanya bertahan paling lama untuk sampai 2010an tahun saja. (mln/qds)

0 Komentar

Arsip