Kamis, 09 Pebruari 2012

Lembaga HAM Palestina

Gaza, Hidup dalam Kebutuhan Standar Pasokan Listrik di Bawah 40%

Jumat, 29/01/2010 10:40 WIB

KNRP - Lembaga pusat penegakan HAM Palestina, kembali mengangkat keprihatinannya terhadap kondisi kemanusiaan yang terjadi di Gaza . Kondisi Gaza akibat diputuskannya aliran listrik dalam rentang waktu yang cukup lama di mayoritas lokasi Gaza, menambah kepedihan wilayah yang berpenduduk sekitar 1,5 juta orang.

Menurut lembaga HAM, saat ini pasokan listrik di Gaza hanya di bawah 40% dari kebutuhan standar. ”Dampak bencana terus bertambah bila pasokan listrik ke berbagai gardu dihentikan, dan akan menyentuh seluruh sektor kehidupan harian standar yang harusnya diperoleh warga,” jelas lembaga HAM dalam pernyataannya.

Dalam pernyataannya yang dikeluarkan hari Kamis (28/1), bencana kemanusiaan akibat dikuranginya secara drastis pasokan listrik di Gaza, terjadi paska kesepakatan Uni Eropa pada 20 Februari 2009. UE ketika itu menyepakati dikuranginya pendanaan untuk pemasokan listrik ke Gaza, yang semula dilakukan dalam proyek kerjasama antara UE dengan pemerintahan Palestina pimpinan Abbas.

Kondisi paling mengenaskan akibat kekurangan listrik ini, dialami di rumah-rumah sakit, dan klinik, serta kaitannya dengan aliran air bersih untuk kebutuhan hidup penduduk gaza. ”Pengurangan jatah listrik yang begitu besar untuk penduduk Gaza, kian memperburuk kondisi masyarakat yang kini telah diblokade oleh Israel selama tiga tahun...” jelas Lembaga HAM Palestina. (mln/pic)
 

0 Komentar

Arsip