Kamis, 09 Pebruari 2012

Kondisi Kesehatan Tawanan Yordania di Penjara Israel Memprihatinkan

Minggu, 27/12/2009 13:18 WIB

KNRP - Putri dari tahanan asal Yordania bernama Mohamed Al-Rimawi, yang berada di penjara Israel mengatakan bahwa kesehatan ayahnya kini semakin memburuk akibat kelalaian medis yang disengaja sekalipun ia telah dipindahkan dari penjara ke rumah sakit penjara Ramle Raymon.

Zakiya Al-Rimawi, menambahkan bahwa ia mengunjungi ayahnya di rumah sakit Ramle dua hari lalu (25/12), di mana disana ia melihat kondisi sang ayah berada dalam keadaan yang menyedihkan. Zakiya juga melihat bahwa para dokter di rumah sakit tersebut seperti tidak tahu permasalahannya.

Zakiya menambahkan bahwa kondisi kesehatan ayahnya itu sudah mulai memburuk sejak lama, tapi ia baru mengetahui tentang penyakit itu setelah ayanya berada dalam kondisi kritis. Zakiya kini hanya dapat berharap agar ayahnya dapat dibebaskan melalui kesepakatan pertukaran tawanan dengan pihak Palestina.

Sementara itu, aktivis dalam urusan tahanan, Miyassar Atyani, mengatakan bahwa tes medis di penjara Israel membutuhkan waktu lama untuk dilakukan atau dinyatakan, sehingga ketika tes dilakukan pada Rimawi, penyakit ini sudah merajalela di tubuhnya.

Atyani menegaskan bahwa rumah sakit penjara Ramla ini hanya menyediakan 40 tempat tidur untuk para tahanan yang menderita penyakit kronis serta 10 tempat tidur lainnya untuk narapidana yang menerima perawatan medis dengan cepat sehingga tidak tinggal untuk waktu yang lama. Rumah sakit ini juga tidak dilengkapi dengan alat-alat medis yang baik dan bisa diandalkan untuk mendiagnosa kondisi medis seorang pasien.

Melalui telepon, Zakiya mengungkapkan isu yang disengaja ditutup-tutupi oleh Israel ini, yaitu seputar kelalaian medis di penjara-penjara Israel. Zakiya juga menyaksikan bahwa ada banyak tawanan Palestina dengan penyakit yang secara medis telah dianggap kronis diabaikan penanganannya. (mirzah/vop)

0 Komentar

Arsip