Politeknik Negeri Jakarta Gelar Acara Pekan Raya Islam (Paris).
Rabu, 14/04/2010 16:04 WIB
Forum Ilmiah dan Kreatifitas Islam ( FIKRI) Politeknik Negeri Jakarta menggelar acara Pekan Raya Islam (Paris). Pada acara talk show (8/4) yang mengambil tema “Andai Jakarta Jalur Gaza”, panitia mendatangkan dua pembicara, DR. Muqoddam cholil, MA (Ketua Harian KNRP) dan Fitra Ratori (Produser Kabar Pagi TV ONE).
Menurut Muqoddam, pembelaan dan dukungan bangsa Indonesia terhadap bangsa Palestina tidak terlepas dari latarbelakang historis dan kemanusiaan. Palestina termasuk negara yang pertama yang mengakui kemerdekan Indoneisa selain Mesir. “Jadi wajar, dukungan kita sebagai ucapan terimakasih kepada bangsa Palestrina yang telah mendukung kemerdekaan Indonesia,” ungkapnya.
Tidak hanya itu, dukungan kepada bangsa Palestina tidak lepas dari rasa kemasunisaan yang hingga kini tercabik oleh penjajah Zionis Israel. Bahkan untuk memperkuat ambisinya, zionis terus berupaya menghilangkan Palestina dari mata dunia dengan blokade dan tembok pembatas, Tembok Rasial. “Tembok ini ibarat penjara bagi bangsa Palestina, dan bahkan ini adalah penjara terbesar dunia,” kata Muqoddam.
Seperti halnya Muqoddam, Fitra juga mengungkapkan, Israel sangat serius mempersiapkan terwujudnya negara Israel Raya di tanah jajahannya. Bahkan Israel berencana, negara yang akan mereka dirikan ini terbentang dari sungai Tikrit hingga sungai Efrat. Salah satu wujud kecil keseriusan mereka terlihat pada universitas Hebrew. “Universitas ini memiliki 32 orang profesor yang ahli pada bidang sejarah Arab dan Islam, lengkap dengan 6000 koleksi buku klasik tentang Islam,” kata wartawan yang pernah masuk Gaza ini.
Pada acara yang dihadiri para mahasiswa dan aktifis kampus ini, selain acara talkshow dan suguhan nasyid, panitia juga menyerahkan dana kemanusian sebesar Rp. 1.261.500,- untuk rakyat Palestina melalui KNRP.