Minggu, 01 Agustus 2010

RAKERNAS KNRP Pertama

Minggu, 12/07/2009 09:08 WIB

Rapat Kerja Nasional Komite Nasional untuk Rakyat Palestina untuk pertama kalinya digelar. Rakernas ini dinilai sangat penting untuk perjalanan organisasi KNRP ke depan. Tujuan dari Rakernas ini sendiri adalah menyatukan visi dan misi antara KNRP pusat dan wilayah, sekaligus mengevaluasi program yang telah berjalan serta merancang program-program baru yang akan digulirkan pada tahun 2009 – 2010.

Rakernas yang mengusung tema “ Palestina Selalu Kita Perjuangkan ” ini dihadiri oleh tidak tujuh perwakilan KNRP, atau disebut KNRP Wilayah. Masing-masing KNRP Wilayah tersebut datang dari; Kepulauan Riau, Riau, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Jawa Barat, Jogja serta Jawa Timur.

Dalam sambutannya, ketua panitia, Heri Efendi, Lc, menyebutkan bahwa diharapkan setelah Rakernas ini kerja-kerja KNRP baik di pusat maupun wilayah bisa berjalan lebih sistematis, terkoordinir dan berjalan secara kontinyu. Selain itu para pengurus KNRP dapat lebih bersemangat dalam menjalankan kerja-kerja kemanusiaan, mendukung perjuangan rakyat Palestina. Tentunya dengan memiliki gambaran yang menyeluruh dan utuh tentang permasalahan Palestina dan aktivitas yang akan dilakukan oleh KNRP ke depan.

Rakernas ini diadakan di daerah Cisarua Bogor ini berlangsung selama 3 hari, tanggal 26 – 28 Juni 2009. Di hari pertama, para peserta diberikan gambaran tentang sejarah dan tujuan didirikannya KNRP. Selain itu para pengurus KNRP wilayah juga melaporkan beragai kegiatan yang telah dilakukan di wilayahnya masing-masing.

Hari kedua, agenda dilanjutkan dengan acara Training for Trainer Muballigh KNRP. Pemateri pertama Ustadz M. Lili Nur Aulia, Lc, tampil menyampaikan materi “Optimalisasi Da’wah Tulisan untuk Membantu Rakyat Palestina”. Ustadz yang sudah memiliki pengalaman yang cukup banyak dalam bidang jurnalistik ini memaparkan teknik menulis dan manfaat yang didapatkan melalui tulisan yang kita publikasikan ke media, terutama tulisan-tulisan mengenai Palestina. Selain itu beliau juga memaparkan konsep optimalisasi website knrp.or.id yang merupakan official website komite nasional untuk rakyat Palestina dalam hal publikasi terkait informasi, artikel, serta tulisan-tulisan lainnya seputar Palestina dan KNRP.

Materi kedua disampaikan oleh Bapak B.S. Wibowo SKM, MARS, salah seorang pendiri lembaga training TRUTSCO. Tema yang diangkat tentang “Teknik Presentasi” cukup menggugah para peserta dan memberikan wawasan baru tentang komunikasi yang efektif dalam menyampaikan materi. Sedangkan di hari terakhir, Dr. Muqoddam Cholil, MA menjabarkan secara gamblang tentang “Kurikulum Tatsqif Palestina dan al Aqsha”, beliau menjelaskan secara global materi-materi kepalestinaan yang telah disusun dan dan menjadi rujukan para Muballigh KNRP.

Pada malam harinya, Firtra Tori, reporter TV One yang berhasil masuk ke Jalur Gaza selama 22 hari agresi Militer Israel, menuturkan banyak kisah yang dialaminya selama berada di gaza. Menjadi pengalaman yang tak terlupakan baginya saat-saat bergaul dan bercengkerama dengan anak-anak Gaza yang tetap tegar meski hidup dalam ancaman bom-bom Israel. Para peserta bibuat tertegun saat sang reporter mencerikan banyak kisah tentang anak-anak Gaza yang konsisten menjaga iffah atau kesucian dirinya. Meminta-minta bagi mereka seolah suatu aib dan pantangan. Beliau juga bercerita tentang banyak kisah lain yang tergambar keikhlasan dan ketulusan warga Gaza meski mereka hidup penuh penderitaan.

Untuk menghibur dan menyemarakkan suasana, Tim nasyid Izzatul Islam yang banyak menendangkan syair – syair Palestina, pun ikut tampil. IZIS yang hanya tampil dengan lima personelnya berhasil menambah semangat dan nuansa perjuangan bagi para peserta Mukernas. Tak pelak, motivasi untuk terus membantu dan memperjuangkan nasib dan penderitaan rakyat Palestina pun semakin bergemuruh di dada para peserta Rakernas.

Hari terakhir Rakernas, para pengurus KNRP wilayah memberikan banyak masukan tentang banyak hal terkait program KNRP ke depan, koordinasi kerja dan lain sebagainya. Dari keseluruhan acara rakernas ini menghasilkan 8 rekomendasi yang ditandatangani oleh ketua harian KNRP pusat serta seluruh perwakilan KNRP wilayah yang hadir dalam Rakernas KNRP. Kedelapan poin rekomendasi ini menjadi pijakan bersama antara KNRP Pusat dan KNRP Wilayah dalam menjalankan program-programnya kedepan.

Disela-sela acara para pengurus KNRP wilayah serta para muballigh KNRP mendapat penyematan syal Palestina sebagai simbol kesiapan mereka untuk bekerja dan menjalankan program-program KNRP ke depan. Rakernas ditutup dengan doa. Para peserta kembali ke daerahnya masing-masing, dengan tekad yang bulat untuk bisa lebih optimal lagi membantu rakyat Palestina. (Izhar/Hre)

0 Komentar

Arsip