Jumat, 10 Pebruari 2012

PM Ismail Haniya

Menghafal Al Quran Sumber Kekuatan Perjuangan Paling Besar

Selasa, 21/07/2009 14:21 WIB

KNRP - Aktifitas pembinaan para pemudi Muslimah di Palestina seperti tak terpengaruh dengan kesulitan dan kepedihan yang melanda masyarakat mereka. Khususnya di Gaza, berbagai lembaga pendidikan Muslimah yang menyelenggarakan kegiatan penghafalan Al Quran terus berlangsung dan menghasilkan ribuan penghafal Al Quran setiap tahunnya. Pertengahan Juli 2009 ini, Perdana Menteri Palestina Ismail Haniya melakukan kunjungan ke sejumlah lokasi pembinaan para pemudi Muslimah, yang diselenggarakan oleh Organisasi Pemudi Muslimah Palestina di Masjid Ali bin Abi Thalib wilayah Zaitun, masjid Palestina wilayah Ar Remal.

Dalam kunjungannya, Haniya mengatakan, “Kami meyakini bahwa pendidikan generasi, pembinaan para pemuda dan pemudi, penghafalan Kitabullah Al Quranul karim, merupakan salah satu bagian dari perjuangan di jalan Alah swt. Karena ini semua dilakukan untuk membangun kekuatan iman. Dan itulah unsur kekuatan yang paling besar.” Haniya juga menjelaskan bahwa ada tiga kekuatan, yakni kekuatan iman dan akidah, kekuatan persatuan dan ikatan, dan kekuatan fisik dan senjata untuk mengusir penjajah. Menurut Haniya, persiapan dan kekuatan iman yang dimiliki para pemudi Palestina yang telah hafal Al Quran dan terbina di atas nilai-nilai Al Quran, lalu memancarkan iman dari hati dan pikiran mereka, itulah semua sebab-sebab yang bisa memunculkan kekuatan, dan itulah kekuatan iman yang sesungguhnya.

Dalam kunjungan ini, secara khusus Ismail Haniya menyampaikan do’a untuk pada para siswi yang telah menjadi hafidzah (penghafal Al Quran), “Semoga kalian semuanya tetap terpelihara dalam kebaikan, dalam nikmat dan karunia Allah swt. Allah swt telah menunjukkan kalian pada Islam, dan telah memuliakan kalian dengan menghafal Al Quran, dan telah menjadikan kalian bagian dari kafilah manusia terbaik sebagaimana disabdakan Rasulullah saw, “Sebaik-baik kalian adalah yang mempelajari Al Quran dan mengajarkannya.” (mln/wfp)
 

0 Komentar

Arsip