Kamis, 09 Pebruari 2012

Janda Syuhada

Pemuda Palestina Nikahi Para Janda Syuhada

Senin, 20/07/2009 10:28 WIB

KNRP - Para pasangan pengantin itu menggunakan pakaian hitam. Para mempelai laki-laki mengenakan jas dan celana hitam, sedangkan perempuannya mengenakan pakaian jubah hitam, sekaligus jilbab hitam. Ada lebih dari seratus pasangan yang siap menikah hari itu. Mereka adalah pasangan dari keluarga para syuhada, yang menikahi janda sepeninggal saudaranya yang telah gugur.

Seratusan pemuda yang menikah siang itu, usianya paling tua adalah 25 tahun. Hari itu, mereka menjatuhkan pilihan pendamping hidupnya, untuk menikahi para janda, meskipun ada pula yang menikah dengan anak dari para janda para syuhada.

Kebanyakan dari mereka mengatakan bahwa pernikahannya adalah dengan janda yang ditinggalkan saudaranya yang telah gugur akibat kekejaman Israel, atau janda dari keluarga lain yang suaminya juga menjadi korban Israel. ”Kami ingin mendapatkan pahala akhirat, ” ujar seorang mempelai seperti dikutip Palestine Information Center, sambil mengutip hadits Rasulullah saw yang artinya, ”Barangsiapa yang menanggung keluarga yang ditinggalkan oleh orang yang pergi berperang, maka ia juga telah berperang.”

Untuk pelaksanaan nikah massal di Gaza ini, calon mempelai mendapatkan bantuan dana seadanya dari sejumlah lembaga sosial. Ahmad Taufiq Fayumi, pemuda berusia 22 tahun yang menikahi janda dari kakaknya mengatakan, ”Saudara saya yang gugur memiliki tiga orang anak laki-laki dan empat orang perempuan. Siapa yang bisa membantu mereka? Sayalah orang pertama yang paling bertanggung jawab untuk mendidik dan merawat mereka.”  Sedangkan Ahmad Thoha, 23 tahun, menikahi seorang janda yang satu tahun lebih tua dari dirinya. Ia mengatakan, ”Karena kecintaanku pada kakakku yang telah gugur, juga kepada anaknya yang kini menjadi yatim. Saya maju memberanikan diri untuk melangkah seperti ini.”

Semoga Allah memberkahi keluarga mereka dan keturunan mereka... (mln/alqds)

0 Komentar

Arsip