Kamis, 09 Pebruari 2012

Penangkapan Wanita Palestina

Israel Tangkap Wanita Palestina yang Baru Saja Bebas

Minggu, 30/08/2009 20:48 WIB

KNRP- Penangkapan dan kekerasan dilakukan tentara Israel tanpa pandang bulu. Tidak hanya menjadikan para pemuda serta anak-anak Palestina sebagai sasaran kekerasannya, kaum perempuan di Palestina pun mengalami perlakuan keji dari pasukan Yahudi tersebut.

Sabtu pagi kemarin (29/8), pasukan pendudukan Israel (IOF) menangkap tujuh warga Palestina di berbagai wilayah Tepi Barat termasuk seorang wanita muda di dekat Nablus yang sebelumnya baru dibebaskan dari penjara oleh Presiden Palestina Mahmoud Abbas, yang juga pemimpin Fatah.

Dia adalah Ghufran Al-Zamel yang beberapa kali telah merasakan derita di dalam tahanan Israel. Sumber-sumber lokal mengatakan bahwa Ghufran Al-Zamel pernah bekerja sebagai sekretaris di koran Kemerdekaan Palestina sebelum otoritas Ramallah menutupnya. Sedangkan empat pemuda lainnya ditahan di Nablus bersama dengan dua orang dari desa Bil'in, Ramallah .

The Ahrar centre yang merupkan pusat kajian tentang tahanan dan hak asasi manusia mengecam IOF karena telah menahan Zamel, ini mengesankan bahwa IOF sengaja menjadikan keluarga Zamel sebagai sasaran penangkapan mengingat sebagian besar anggota keluarga Zamel telah ditahan dan kakak Zamel pun telah dibunuh oleh tentara IOF pada tahun 2004.

Fuad Al-Khafsh, direktur The Ahrar centre, mengatakan bahwa penahanan Zamel telah meningkatkan jumlah tawanan wanita Palestina menjadi 70 orang yang terdistribusi pada tiga penjara. Para tawanan wanita tersebut terdiri dari remaja, kaum muda, dan ibu-ibu.

Aksi kekerasan dan penangkapan terhadap perempuan Palestina ini merupakan kelanjutan dari kejadian sehari sebelumnya yaitu pada hari Jumat (28/8). Saat itu sebuah kendaraan militer IOF memukul dua orang perempuan muda Palestina dekat Ramallah, sumber medis setempat mengatakan bahwa akibat aksi keji militer IOF, kedua wanita muda tersebut terpaksa harus menjalani perawaran serius di rumah sakit.

Dari kisah pilu lainnya yang ada di Palestina, dalam waktu hampir bersamaan, warga distrik Nablus kembali mengalami penindasan. Mereka mengatakan bahwa penduduk Yahudi yang bersenjata telah menyerang rumah-rumah warga di selatan kota Nablus pada Jumat malam, Ketika itu juga pihak tentara IOF menangkap seorang pemuda Palestina yang berusaha menghentikan penghancuran rumah keluarganya yang dilakukan oleh warga Yahudi tersebut.

Wajar jika kecaman demi kecaman terus ditujukan dunia internasional kepada Israel akibat pendudukannya terhadap wilayah Palestina. Karena bukan saja pendudukan yang dilakukan oleh Israel, melainkan perampasan, penindasan, dan kekerasan. Satu hal yang juga menjadi catatan bahwa bukan hanya tentara Israel yang melakukan perampasan dan kekerasan kepada rakyat Palestina, tapi warga sipil Israel pun sudah dilengkapi dengan persenjataan sehingga memungkinkan mereka lebih leluasan melakukan perampasan terhadap rumah-rumah warga Palestina. (mrz/VOP)

0 Komentar

Arsip