Kamis, 09 Pebruari 2012

Dari Ratu untuk Sekolah-sekolah Al-Quds

Senin, 19/04/2010 12:41 WIB

KNRP - Istri Raja Yordania Ratu Rania Al-Abdullah meluncurkan inisiatif yang ditujukan untuk meningkatkan kondisi sekolah-sekolah Palestina di Al-Quds (Yerusalem) Timur, yakni dengan menerapkan berbagai program pendidikan dan penyuluhan di sana.

Menurut Ratu pada konferensi persnya di Amman pada hari Ahad (18/4), bahwa akan diperkenalkan program “sekolahku” ke sekolah-sekolah yang berada di bawah Wakaf Yordania di Yerusalem Timur, yakni melalui Departemen Urusan Awqaf dan Islam Yordania.

"Melalui inisiatif ini, kami akan mereformasi infrastruktur sekolah, dan mencoba memasukkan gedung yang tersedia ke sekolah di Yerusalem Timur dan memperluasnya, serta menguatkan staf pengajar dengan persyaratan kualitas pendidikan modern," ujar Rania seperti diberitakan qudspress.

Dan lau memperingatkan, "Bahwa situasi bagi penduduk Yerusalem makin parah, baik yang terlihat atapun yang tak terlihat." Komentar itu mengacu kepada laporan yang membincangkan ihwal perluasan permukiman Yahudi, tekanan an pendeportasian para warga Al-Quds dari rumah-rumah mereka.

Dia juga memperingatkan bahwa pengeluaran untuk pendidikan di Israel ternyata lebih besar dari pengeluaran pendidikan di Yerusalem Timur, di mana anak-anak Israel memiliki metode pengajaran terkini di kebanyakan sekolah-sekolahnya yang terus berkembang.

Di sela-sela peluncuran inisiatif tersebut, diputarkan film dokumentasi tentang pendidikan dan sekolah-sekolah di Timur Yerusalem, kemudian Ratu Rania memberikan komentar. Hadir dalam acara itu Perdana Menteri Yordania Samir Rifai dan Presiden pemerintahan sementara Palestina, Salam Fayyad, serta sejumlah menteri Yordania.

Inisiatif ini program "sekolahku Palestina" ini mencuat menyusul program sejenisnya yang bernama program "sekolahku Yordania," yang diluncurkan oleh Ratu Rania pada bulan April tahun 2008. Sementara para pengagas inisiatif ini mengaku telah mencapai keberhasilan besar melalui keterlibatan masyarakat lokal dalam mengembangkan proses pendidikan.(milyas/qp)

0 Komentar

Arsip