Minggu, 01 Agustus 2010

Israel Dirikan Pusat Universitas di Tepi Barat

Kamis, 11/02/2010 17:25 WIB

KNRP - Ratusan profesor dan dosen dari universitas terkemuka Israel telah mengecam keputusan pemerintah mereka untuk mengakui universitas pertama yang dibangun di atas tanah Palestina yang diduduki di Tepi Barat. Peringatan juga keluar dari kelompok internasional untuk boikot universitas Israel.

"Sejak awal hal itu merupakan sebuah kesalahan untuk dapat membuat sebuah perguruan tinggi di luar perbatasan Negara Israel kemudian memberikannya pengakuan dari Dewan Pendidikan Tinggi," tulis mereka dalam sebuah surat kepada Dewan Pendidikan Tinggi sebagaimana dikutip oleh Haaretz, pada hari Rabu (10/2).

Menteri Pertahanan Israel, Ehud Barak, telah memutuskan untuk meningkatkan Perguruan Yudea dan Samaria, yang terletak di pemukiman Ariel di Tepi Barat, sehingga menjadi pusat universitas.

Ini merupkan sebuah langkah maju untuk mendapat pengakuan penuh sebagai universitas. Perguruan tinggi ini juga akan memberikan tambahan pendanaan yang signifikan, sehingga memungkinkannya untuk meningkatkan jumlah siswa.

Perguruan tinggi ini adalah perguruan tinggi terbesar masyarakat Israel dan telah tumbuh secara dramatis sejak didirikan pada tahun 1982 sebagai kampus Tepi Barat dari Bar Ilan University di Ramat Gan, dekat dengan Tel Aviv.

Kerjasama dengan Universitas Bar Ilan berlangsung pada tahun akademik 2004-2005 dengan keputusan administrasi dari pihak sekolah untuk menjadi mandiri dan mengejar status universitas.

Pada tahun 2007, lembaga pendidikan ini menyatakan dirinya sebagai 'pusat universitas', sebuah keputusan yang juga didukung oleh Kementerian Pendidikan dan Dewan Pendidikan Tinggi. (mirzah/palcron)

0 Komentar

Arsip