Akibat Embargo Israel
Senin, 12/10/2009 09:14 WIB
KNRP - Human Right Watch mendesak Israel agar segera mencabut pemboikotan yang dilakukannya atas Gaza. Terutama terkait bahan-bahan pendidikan yang sangat dibutuhkan murid-murid di Gaza. Hingga hari ini, murid-murid Gaza kesulitan belajar karena media belajar mereka, termasuk buku pelajaran, buku tulis dan berbagai peralatan belajar seperti kertas, pinsil maupun pulpen, sulit ditemukan di Gaza.
HRW mengingatkan bahwa Israel telah melakukan pemboikotan berlebihan atas Gaza. Karena Israel telah melarang masuknya bahan-bahan standard umum untuk kebutuhan dasar masyarakat. Termasuk makanan dan bahan bangunan. Terlebih dengan dimulainya tahn ajaran baru yang sudah berjalan lebih dari satu bulan, pemboikotan Israel itu sangat nyata dampaknya bagi para murid sekolah di Gaza yang tak memiliki peralatan dasar sekolah, semisal kertas. Dan karena kondisi yang sangat memprihatnkan itu, satu buku pelajaran digunakan sejumlah murid di Gaza, secara bergiliran. Bahkan ada pula yang tidak mempunyai buku pelajaran satupun untuk pelajaran kelas yang akan ditempuhnya tahun ini. Berbagai kondisi yang disampaikan oleh HRW itu kian membuka mata dunia atas kejahatan tanpa prikemanusiaan Israel atas lebih dari satu juta orang di Jalur Gaza.
Sarah Leya Ostin yang mengepalai bidang Timur Tengah di HRW mengatakan, ”Pemblokiran oleh Israel atas Gaza telah mempengaruhi seluruh bidang kehidupan di Gaza. Bahkan sampai anak murid sekolah tidak bisa memiliki alat-alat sekolah mereka. Apakah ada alasan yang bisa diterima di balik pelarangan anak-anak sekolah dari bahan-bahan pelajaran yang harus mereka miliki?”
Kepada HRW, Reyadh Leyad, kepala sekolah sebuah lembaga pendidikan SD di Gaza mengatakan, ”Sejumlah buku pelajaran kurikulum tidak bisa dicetak karena memang di sini tidak ada kertas dan tinta. Kondisi ini menyebabkan kami kesulitan mengajarkan pelajaran seperti buku yang terkait dengan sejarah, geografi, bahasa inggris dan lainnya.” (mln/qol)