Jumat, 10 Pebruari 2012

Palestina Resmi Miliki Laboratorium Bioteknologi Pertama

Senin, 28/09/2009 23:15 WIB

KNRP – Dengan bantuan dari Uni Eropa dan Bank Dunia, Unit Bioteknologi untuk Pelatihan dan Penelitian berhasil didirikan di Universitas Politeknik Palestina di Hebron, Tepi Barat. Demikian seperti disitat maannews, Senin (28/9).

Unit bantuan dari Uni Eropa dan Bank Dunia itu terdiri dari laboratorium penelitian dalam bidang bioteknologi molekul medis dan bioteknologi agrikultur. Lebih jauh diberitakan, proyek itu bertujuan untuk mentransfer teknik bioteknologi lanjutan, baik itu dalam bidang agrikultur maupun sektor medis di Palestina, dan membangun penerapan cara teknik tersebut dalam memenuhi kebutuhan masyarakat Palestina, memberikan kontribusi untuk pembangunan serta memberikan kesempatan kepada rakyat Palestina untuk mengambil manfaat dari sumber daya alam mereka.

Penelitian itu didesain untuk menyediakan arahan akademik tingkat tinggi dalam bioteknologi dan untuk memfasilitasi bidang genetik, khususnya difokuskan pada praktek penelitian. Demikian juga pendirian penelitian itu untuk merencanakan dalam membangun kemitaraan lokal dan internasional, pertukaran dan projek kerja sama pembangunan.

Yaqoub Ashhab, kepala unit penelitian itu mengatakan, “Ada strategi khusus dalam mekanisme kerja di unitnya, yaitu untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Palestina, khususnya dalam bidang bioteknologi yang menyentuh aspek kehidupan manusia.”

“Secara akademik, tiga tahun setelah didirikannya unit ini, sudah bisa dicarikan jalan keluar untuk berbagai kebutuhan yang akan diarahkan kepada struktur utama dari pendidikan yang telah ditawarkan di universitas, khususnya dalam bidang kehidupan sains,” tambah Ashhab.

Ashhab juga menegaskan, unit itu memiliki kemampuan untuk memberikan aspek penelitian dari proyek apapun, yang dapat menciptakan perubahan yang dibutuhkan dalam masyarakat.

Sementara Koordintaor proyek itu, Rami Arafah, mengatakan, unit penelitian itu diharapkan dapat mengembangkan benih-benih dari tanaman asli Palestina, dan tanaman yang mampu beradaptasi dengan iklim dan kondisi tanah Palestina.

Unit bioteknlogi itu juga telah menjalin kerja sama dengan Fakultas Sain Universitas Bethlehem untuk menyelenggarakan program master dalam bioteknolgi, dan itu menjadikan program yang pertama di Palestina.(milyas/maannwes)

 

0 Komentar

Arsip