Penduduk Palestina
Kamis, 19/08/2010 17:00 WIB
KNRP - Data statistik terakhir menunjukkan bahwa kaum muda merupakan hampir sepertiga rakyat Palestina di wilayah-wilayah yang diduduki dan sepertiganya dari mereka itu menganggur. Demikian juga dua pertiga dari para syuhada rakyat Palestina adalah anak muda.
Menurut data yang diterbitkan Biro Pusat Statistik seperti dikutip situs paltoday, bahwa 29,4% dari total jumlah penduduk di wilayah Palestina sekitar empat juta itu adalah anak-anak muda (15-29 tahun), diantara mereka yaitu 40,8% ada pada kelompok usia 15-19 tahun dan 59,2% pada kelompok usia 20-29 tahun.
Menurut pernyataan data tersebut bahwa angka fertilitas atau kesuburan di wilayah Palestina termasuk tinggi dibandingkan dengan angka di negara-negara lain karena adanya pernikahan dini, khususnya untuk wanita, dan keinginan untuk memiliki anak, disamping juga adat dan tradisi masyarakat Palestina.
Meskipun adanya penurunan angka kesuburan dalam satu dekade terakhir dari enam kelahiran pada 1997 menjadi 4,6 kelahiran pada tahun 2007, namun rata-rata angka kelahiran di Gaza tetap tinggi dibanding Tepi Barat selama periode 1997-2007.
Survei tersebut mengungkapkan bahwa angka tersebut adalah 4,1 kelahiran pada tahun 2007 di Tepi Barat dibanding sebelumnya 5,6 kelahiran pada tahun 1997. Sementara di gaza telah mencapai 5,2 kelahiran pada tahun 2007 dibandingkan dengan 6,9 kelahiran pada tahun 1997.
Sementara angka perkawinan dan perceraian pada tahun 2008 menunjukkan bahwa 92,3% dari total perkawinan yang terdaftar untuk wanita adalah mereka yang berumur 15-29 tahun dibandingkan dengan angka pria yang meninkah sekitar 81,5% , namun terlihat tingkat perceraian tinggi untuk laki-laki untuk kelompok usia yang sama yaitu sekitar 55,9% dari kasus perceraian pada tahun 2008 , dibandingkan dengan angka perceraian wanita berusia 15-29 tahun yaitu sekitar 77,6%.
Statistik yang tersedia pada tahun 2009 menunjukkan bahwa sekitar 45,4% dari orang-orang muda (15-29 tahun) terdaftar dalam pendidikan. Juga menunjukkan bahwa angka putus sekolah untuk kelompok yang sama di wilayah Palestina telah mencapai sekitar sepertiganya (29,0%).
Data itu juga memperlihatkan terkait dengan teknologi informasi dimana pada tahun 2009 tercatat proporsi anak muda yang menggunakan komputer mencapai 87,9%.(milyas/pltdy)